Variabel adalah entitas yang memiliki nilai dan berbeda satu dengan yang lain. Variabel mengalokasikan memori untuk menyimpan nilai. Hal ini berarti ketika Anda membuat variabel, maka Anda memesan beberapa ruang di memori. Variabel bisa digunakan untuk menyimpan bilangan bulat, desimal atau juga karakter.
Pada banyak bahasa pemrograman, ada 2 cara untuk membuat variabel. Cara yang pertama variabel langsung dengan nilai disebut dengan inisialisasi. Sedangkan cara kedua dengan memasukkan nilai pada variabel yang biasa disebut penempatan.
Tipe data di bahasa pemrograman python dibagi menjadi dua kelompok yaitu :
- immutable = tipe data yang tidak bisa diubah (string dan bilangan)
- mutable = tipe data yang bisa diubah (list dan dictionary)
Tidak seperti pemrograman lainnya, variabel pada Python tidak harus dideklarasikan secara eksplisit. Pendeklarasian variabel terjadi secara otomatis ketika kita memberikan sebuah nilai pada suatu variabel. Untuk pemberian nilai, bisa langsung dengan tanda "=". Misalnya :
nama = 'saya'
no = 7

Tipe data number ada 4 macam, yaitu :
1. Plain integer. Integer ini mempunyai range nilai antara -2^32 sampai 2^31 – 1.
2. Long integer. Perhitungan di luar range nilai integer.
3. Floating Point Real Number. Bilangan real.
4. Complex number. Untuk bilangan real dan imajiner.

Penulisan string bisa ditulis dengan cara, antara lain :
1. Diapit dengan tanda petik tunggal '.
2. Diapit dengan tanda petik ganda ".
3. Diapit dengan tiga tanda petik tunggal dan tiga tanda petik ganda ''' atau """.

Menggunakan whitespace character
| \n | garis baru |
| \r | menghapus string sebelumnya |
| \t | tab |
| \v | vertikal tab |
| \e | escape |
| \f | karakter sesudahnya pada garis baru |
| \b | backspace |
| \a | bell |
berikut ini contoh pemanfaatan variabel :
#!/usr/bin/python
nama = raw_input("Siapakah namamu?\n")
print "--------------------------------"
print "hello " + nama +", selamat belajar python"

#!/usr/bin/python
p = input('Masukkan panjang : ')
l = input('Masukkan lebar : ')
luas = p * l
print "maka luas persegi panjang adalah : %d" % luas

5 komentar: Label: Linux, Open source, Programming, Python
Rabu, 23 Mei 2012
Python memiliki banyak kesamaan dengan Perl, C dan Java. Namun ada beberapa perbedaan pada syntax yang menjadi perbedaan mendasar.
Seperti pada bahasan sebelumnya, menampilkan kata "hello world" dengan langsung membuatnya dari python prompt. Interpreter akan mengeksekusi parameter dalam source code sampai akhir. Ketika source code berakhir, interpreter tidak akan aktif lagi.
Sekarang menulis python sederhana dalam sebuah skrip dengan menggunakan text editor. Ada banyak sekali text editor yang bisa digunakan untuk menulis python, antara lain :
- nano
- Kwrite
- Kate
- Geany
- Quanta KDE
- Gedit
- dll
Semua file python akan memiliki ekstensi .py. Sebagai contoh tulis source code berikut pada coba.py.
#!/usr/bin/python
print "Hello World";
simpan di sebuah direktori, kemudian melalui shell console buka direktori tersebut. Rubah file tersebut supaya bisa dieksekusi.
$ chmod +x coba.py
$ python coba.py
tampilannya akan seperti ini :

Penamaan dalam python
Penamaan dalam python digunakan untuk mengidentifikasi variabel, kelas, modul, dll. Penamaan diawali oleh huruf kemudian bisa diikuti oleh angka atau garis bawah. Python tidak akan membaca karakter seperti @, $ atau % dalam penamaan. Python merupakan bahasa pemrograman yang case sensitif.
Berikut adalah kata yang tidak bisa digunakan sebagai penamaan dalam python untuk variabel atau konstan dll :
| and | exec | not |
| assert | finally | or |
| break | for | pss |
| class | from | |
| continue | global | raise |
| def | if | return |
| del | import | try |
| elif | in | while |
| else | is | with |
| except | lambda | yield |
untuk komentar di python menggunakan tanda #
#!/usr/bin/python
print "Hello World" #mulai belajar python
'



0 komentar:
Posting Komentar